"Kalau hasil auditnya sudah ada, segera kita akan menetepakan tersangkanya," terangnya, Sabtu (22/7/2023).
Sementara itu, perkara dugaan korupsi pembangunan bandara sejauh ini pihaknya telah memeriksa 39 orang saksi dan menetapkan tiga tersangka, setelah penyidik mendapatkan lebih dari dua alat bukti.
Pemeriksaan juga telah dilakukan terhadap pihak ahli teknik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan ahli Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang bertempat di Makassar.
Henderina tak menampik akan ada tersangka baru dalam kasus ini. Saat ini jaksa masih terus bekerja melengkapi bukti-bukti penunjang sebelum menjerat calon tersangka lainnya.
"Kalau kasus seperti ini kan tidak mungkin kalau hanya tiga tersangka. Kita lihat pengembangannya, bisa lima, bisa dua puluh juga, misal. Kita tunggu saja ke depan perkembangan kasusnya," ujarnya.
