Sementara itu, Asisten I Setda Kolaka Utara, Mukhlis Bakhtiar saat dikonfirmasi terkait kelanjutan pembangunan bandara tahun 2024 mendatang usai penetapan tiga tersangka dugaan korupsi megah proyek tersebut, enggan berkomentar banyak.
"Maaf ya, mungkin kurang tepat kalau soal ditanyakan ke saya. Kami tidak memiliki kewenangan untuk itu," jawab singkat melalui sambungan telepon. (B)
Penulis: Muh Risal H
Editor: Kardin
