KENDARI, TELISIK.ID - Protes massal dari Lingkar Mahasiswa Anti Korupsi (LIMAK) mencuat, menuntut kejelasan terkait anggaran yang tidak terealisasi sepenuhnya pada pembangunan dan renovasi gedung kesehatan. Massa mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara, memanggil kontraktor proyek dan Kepala Dinas Kesehatan Muna Barat.

Di Muna Barat, kelima paket pembangunan oleh Dinas Kesehatan diduga memiliki kekurangan volume yang signifikan. Massa menduga, anggaran yang seharusnya diberikan sepenuhnya pada setiap paket pembangunan tidak teralokasikan dengan benar, menyebabkan kekurangan dalam pembangunan dan renovasi gedung kesehatan.

Massa juga sembat berorasi di bundaran tank, Jalan Malaka, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Hairun, Kordinator Lapangan, mengungkapkan, dugaan tindak pidana korupsi terjadi di Dinas Kesehatan Muna Barat.

Baca Juga: Operasi Lilin Anoa 2023, Polda Sulawesi Tenggara Siap Amankan Perayaan Nataru

"Ada kelebihan anggaran yang tidak sesuai dengan volume pembangunan," katanya.