"Kami sudah kirim surat ke Markas Polrestabes Medan. Karena, dugaan kami terjadi penyalahgunaan keuangan di perusahaan itu," tuturnya.
Selain itu, mereka juga akan mengungkap sejumlah kejanggalan atas pengelolaan keuangan di PDAM Tirtanadi dimaksud.
"Kami minta aparat penegak hukum untuk tidak bersekongkol atas dugaan penggelapan uang di PDAM Tirtanadi itu," tegasnya.
Terpisah, Pihak PDAM Tirtanadi ketika dikonfirmasi belum berhasil. Akan tetapi, dua orang petugas keamanan bernama Fahrurozy dan Suwandra mengatakan pimpinan sedang rapat.
"Pimpinan sedang rapat, belum tahu kapan selesainya," terangnya.
