Oleh: Rut Sri Wahyuningsih
Institut Literasi dan Peradaban
SUNGGUH cerdik netizen, sehingga muncul beberapa kosa kata menggelitik, "bukan sewa jet tapi nebeng", "bukan mudik tapi pulang kampung, "bukan ekspor pasir tapi sedimen". Rakyat dibuat geleng kepala melihat lisan pejabat hari ini yang sibuk bersilat lidah.
Kalimat yang terakhir terlontar dari lisan Presiden Joko Widodo saat mengklarifikasi kebijakan terbarunya, tentang pembukaan ekspor pasir laut setelah Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyelesaikan revisi dua Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag). Dan setelah 20 tahun undang-undang pelarangannya berjalan.
Di situ, presiden menegaskan bahwa yang diekspor bukanlah pasir laut, melainkan sedimentasi yang mengganggu jalur pelayaran kapal, keduanya adalah hal yang berbeda meski sama-sama berwujud pasir laut. (kompas.com, 16-9-2024).
