Ladang laut Gaza terletak hampir 32 km (20 mil) di lepas pantai wilayah kantong yang terkepung itu. Hingga saat ini, harta karun itu masih belum dikembangkan meski diperkirakan menampung 28 miliar meter kubik (1 triliun kaki kubik) gas alam.

Baca Juga: Israel Paksa Dokter dan Pasien Tinggalkan RS Al-Shifa, Korban Meninggal Tembus 12.000 Orang

Sebenarnya menurut studi Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai Perdagangan dan Pembangunan, UNCTAD, Palestina memang kaya cadangan minyak dan gas. Tak hanya lepas pantai Gaza, tapi juga area C Tepi Barat.

Diperkirakan ada cadangan minyak yang dapat dipulihkan dengan perkiraan 270 miliar liter. Sementara ada potensi 3,4 triliun meter kubik gas. Namun, sampai saat ini, rakyat Palestina masih tak bisa menggali cadangan minyak dan gas di tanah dan perairan itu. Khusus di Gaza, warga Palestina sendiri memanfaatkan laut untuk mencuci pakaian dan mandi.

Hal senada juga diungkap media The National. Hochstein disebut menyatakan cadangan gas lepas pantai di Gaza dapat menjadi sumber pendapatan dan kemandirian energi bagi Palestina di masa depan.