BUTON SELATAN, TELISIK.ID – Sepanjang tahun 2024, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, mengalami peningkatan signifikan, yang menjadi masalah serius dan memerlukan upaya bersama untuk dicegah dan diberantas.

Berdasarkan data yang tercatat, terdapat sebanyak 27 kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak-anak di Buton Selatan pada tahun 2024. Angka tersebut sudah termasuk kasus anak yang bermasalah dengan hukum (ABH).

Dari total kasus tersebut, kasus pemukulan terkait ABH menduduki urutan teratas dengan 8 kasus. Disusul oleh kasus kekerasan seksual yang tercatat sebanyak 6 kasus dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebanyak 4 kasus.

Korban kekerasan seksual dan pencabulan terhadap anak didominasi oleh perempuan, dengan 7 orang korban, sementara 5 korban lainnya adalah laki-laki. Sementara itu, kasus ABH sepenuhnya melibatkan laki-laki, dengan jumlah mencapai 9 orang sepanjang tahun 2024.

Baca Juga: Dinas PUPR Muna Barat Siap Bangun Kembali Drainase Rusak Desa Kombikuno