Presiden Prabowo juga dalam Pidatonya telah memberikan penegasan mengenai posisi Partai Demokrat sebagai bagian dari pemerintahan. Klarifikasi dan pernyataan Presiden Prabowo langsung atas Pidato AHY, langsung dapat meredam persepsi liar di tengah publik.

Ruang Gerak Partai Demokrat

Dari Pidato dan Klarifikasi AHY ini menjelaskan Partai Demokrat menjaga dua kepentingan sekaligus yakni tetap menjadi bagian penting dari pemerintahan Prabowo, tetapi pada saat yang sama Partai Demokrat mulai menguatkan kesolidan internal untuk menghadapi kontestasi di Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Pernyataan AHY yang menjelaskan bahwa “kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu.” Patut diakui memang mengandung kritik terhadap praktik kekuasaan, tetapi masih berada dalam batas normatif.

Keseluruhan Pidato pertamanya, berbicara mengenai demokrasi, periodisasi kekuasaan, dan bahwa kekuasaan pada akhirnya bersumber dari rakyat. Oleh karena itu, pernyataan tersebut tidak otomatis dapat dikategorikan sebagai serangan politik kepada Prabowo, kecuali konsolidasi internal Partai Demokrat pada saat HUT ke-25.