Baca Juga: Cegah penyebaran DBD, Fogging Dilakukan di 125 Titik di Kota Kendari
Kendati demikian, Zunarti tetap mengajar karena panggilan hati dengan tujuan memajukan dan mengembangkan PAUD Mangga dua, khususnya untuk siswa-siswi agar mereka memiliki ilmu pengetahuan lebih dulu sebagai bekal sebelum mereka melanjutkan pendidikan kejenjang sekolah dasar.
Sementara itu, Ketua Yayasan PAUD Mangga dua, Nenny menceritakan, setelah selesai pendidikan perguruan tinggi dengan jurusan PGTK, ia hanya iseng-iseng mengumpulkan anak-anak.
Pasalnya, kata dia, karena melihat di Kelurahan Mangga Dua harusnya di umur 4-5 tahun sudah duduk di sekolah PAUD tapi tidak dengan anak-anak di kelurahan tersebut.
"Maka pada 2013, kami mulai mengurus izin pendirian dan pada tahun 2022 PAUD ini sudah memiliki izin oprasional," pungkasnya. (A)
