Presiden Taiwan menegaskan bahwa peningkatan tunjangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pertahanan nasional. Dalam pidatonya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan negara di tengah ancaman yang semakin nyata dari China.
Baca Juga: Kronologi 6 WNI Jemaah Umrah Tewas Kecelakaan di Arab Saudi, Bus Terbalik dan Terbakar
"Mari kita lindungi negara bersama-sama dan pastikan kehidupan kita sehari-hari penuh kebebasan dan demokrasi," kata Lai saat berbicara kepada pejabat militer dan Marinir di salah satu kamp militer, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Minggu (23/3/2025).
Pemerintah Taiwan juga menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan jumlah personil, tetapi juga untuk memperbaiki efisiensi dan kemampuan operasional militer dalam jangka panjang.
Kementerian Pertahanan Taiwan menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan strategi penting dalam memperkuat pertahanan negara.
