Keterlambatan pembangunan lapangan bola itu disebabkan, material yang harus didatangkan dari luar daerah. Saat ini, material sudah lengkap. Begitu pula dengan pencairan dana. Lebih besar progres, ketimbang dana yang dicairkan oleh kontraktor.

"Dana yang cair baru sekitar 64 persen," terangnya.

Bupati Muna, LM Rusman Emba menerangkan, pembangunan lapangan itu akan dituntaskan hingga tahun 2024. Tahun ini, pembangunannya akan diback up melalui APBD.

Baca Juga: Tiga Kawasan di Kolaka Utara Diproyeksi Tempat Pembangunan Industri Smelter

"Kita target bisa difungsionalkan sebelum masa jabatan kami berakhir," ujarnya.