Sementara itu, Humas SMK Negeri 1 Kendari sekaligus Guru Digital, Muhammad Awal, mengatakan kerja sama dengan Alfamidi merupakan bagian dari upaya sekolah memperkuat hubungan antara pendidikan kejuruan dan dunia industri.

Menurutnya, materi yang diberikan kepada siswa merupakan hasil sinkronisasi kurikulum antara sekolah dan kebutuhan industri.

“Dari sinkronisasi kurikulum antara kurikulum SMK dan kurikulum teman-teman di PT Midi, itu yang kemudian diturunkan kepada anak-anak,” kata Muhammad Awal.

Ia menilai kolaborasi dengan industri penting bagi SMK karena perkembangan dunia kerja berlangsung cepat. Sekolah, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan materi pembelajaran yang ada tanpa menyesuaikannya dengan kebutuhan industri.

“Tidak ada artinya SMK berjalan tanpa ada dukungan teman-teman dari industri. Industri terus berpacu dan berkembang, sementara kalau SMK hanya mengandalkan materi yang seadanya tanpa kolaborasi dengan industri, tentu tidak akan maksimal,” ujar Muhammad Awal.