"Jadi, awalnya adik saya (SH) ini baru mengantar penumpang di Jalan Pasar Merah Medan. Lalu wanita ini berinisial D memanggil adik saya, lalu minta nomor handphone adik saya. Tepatnya 23 Mei 2023 kemarin. Lalu 25 Mei 2023 D mengajak adik saya bertemu," ucapnya.

Selanjutnya, keduanya bertemu di kawasan seputaran Stadion Teladan Medan. Namun, karena tidak ada tujuan. SH mengusulkan untuk jalan ke J City di Medan Johor.

"Lalu keduanya berangkat dengan menggunakan sepeda motor. Akan tetapi, Sepanjangan perjalanan, D tidak banyak berbicara dan hanya main handphone. Sehingga SH menghentikan laju sepeda motornya di tempat keramaian di kawasan Jalan AH Nasution," tambahnya.

Kemudian, di tempat itu SH mempertanyakan D mengapa hanya bermain handphone dan tujuannya akan berangkat ke mana.

"Namun D hanya diam dan di lokasi itu juga, SH menyentuk kaki D. Saat itu D juga mengunakan celana panjang. Karena disentuh itu, D merasa mendapatkan kekerasan dan memilih turun dari sepeda motor," ucapnya.