KENDARI, TELISIK.ID - Dosen Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya (UMW) mengenalkan Program Pendidikan Keluarga untuk Pencegahan Komplikasi Hipertensi (PENA-HIPER) guna mengatasi rendahnya kepatuhan pengobatan dan minimnya peran pendamping bagi penderita hipertensi di Desa Bajoe, Kabupaten Konawe.
Program pengabdian ini menyasar sekitar 30 peserta, mulai dari keluarga pasien, kader kesehatan, hingga warga setempat, Minggu (20/8/2026) lalu.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima, kegiatan tersebut dipimpin oleh Dr. Rahmawati, SKM., M.Kes sebagai Ketua Tim, didampingi anggota Dr. Fitri Rachmillah Fadmi, SKM., M.Kes, Dr. Andi Asri, SKM., M.Kes, serta dua mahasiswa yaitu Wa Rita dan Riska Adni Sabina.
Dr. Rahmawati menjelaskan, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan dominan di wilayah tersebut akibat kurangnya pengetahuan pengelolaan penyakit serta belum optimalnya keterlibatan keluarga sebagai caregiver.
“Melalui Program PENA-HIPER, kami ingin meningkatkan kapasitas keluarga agar mampu mendampingi anggota keluarga yang mengalami hipertensi, mulai dari pemantauan tekanan darah, penerapan pola makan sehat, aktivitas fisik, hingga mengenali tanda-tanda komplikasi sejak dini,” ujar Dr. Rahmawati melalui keterangan tertulisnya.
