“Berarti menunjukan bahwa tahanan ini dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.
“Tidak ada juga riwayat yang menunjukan apakah ada keluhannya atau ada penyakitnya, secara objektif napi tersebut tidak ada keluhan terutama masalah kesehatan,” lanjut Rachmad.
Disamping itu, Pelaksana Harian (Plh) Rutan Kelas II-A Kendari, Lendra Pratama Kastian, menjelaskan bahwa Afrisal ditemukan meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) pagi sekitar pukul 07.00 Wita oleh petugas permasyarakatan saat hendak melakukan pergantian tugas jaga.
“Teman-temannya melaporkan kepada komandan jaga kalau si Afrisal ini tidak bangun-bangun. Komandan jaga pun melaporkan ke medis. Saat diperiksa sama tim medis sudah tidak ada gerakan, dibawalah ke RS Bhayangkara, ternyata diperiksa di Rumah Sakit Bhayangkara Afrisal ini sudah meninggal dunia,” bebernya.
Berdasarkan pengakuan teman sekamarnya, lanjut Lendra, malam hari sebelum meninggal Afrisal sempat mengeluh sakit demam. Kemudian dilakukan pengecekan oleh tim medis, namun Afrisal tidak menujukan keluhan yang cukup serius.
