Ia mengungkapkan juga kejanggalan atas hilangnya sang adik, karena setelah tiga hari menghilang, barulah pihak keluarga dihubungi.
Baca Juga: Santri Pondok Pesantren di Konawe Selatan Ini Sudah Hilang 3 Bulan
"Pesantren tidak pernah ada inisiatif mengunjungi keluarga bahkan kita kesana saja selalu tidak ada ketua yayasan. Setelah kami datangi berkali-kali, pihak pesantren datang dengan pengawalan tentara," ungkapnya.
Kakak korban mengatakan, pihak pesantren sempat melarang keluarga untuk membawa kasus tersebut ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Ranomeeto, karena akan merusak nama baik pesantren.
"Kita ke pesantren mau langsung bawa kasus ini ke Polsek tapi pihak pesantren bilang jangan, dan bilang nanti rusak reputasi, kami tawar menawar untuk membawa kasus ini ke Polsek dari selesai salat isya sampai subuh baru kami bawa kasusnya di Polsek," ungkapnya.
