KENDARI, TELISIK.ID — Ketidakpuasan keluarga Wa Chili, seorang penjual makanan di Pelabuhan Nusantara, terhadap penanganan kasus yang melibatkan oknum Provos KPLP Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari memicu langkah hukum.

Keluarga Wa Chili Erniati, merasa diabaikan dalam proses mediasi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Kendari.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Penjaga dan Pemelihara Keadilan Sulawesi Tenggara, Laode Tuangge, mendampingi Wa Chili dan suaminya saat melapor. Mereka menyayangkan bahwa keluarga dekat tidak dilibatkan dalam mediasi, dan Wa Chili tidak menerima surat perdamaian.

“Jalur damai kemarin tidak melibatkan keluarga dekat korban atau garis keturunan. Kemudian ibu tersebut juga tidak memegang surat perdamaian,” ungkap Tuangge pada telisik.id pada Kamis (19/9/2024).

Baca Juga: Sosok Wa Cili, Pedagang yang Viral Usai Jualannya Ditendang Oknum Provos KSOP