"Menjadi jauh memutar arahnya. Kalau tidak ada median jalan, kami tinggal lewat saja tanpa harus memutar yang jauh. Memakan waktu dan menghabiskan bahan bakar minyak (BBM)," kata Harun, Jumat (16/12/2022).
Menurutnya, pemasangan median bukan solusi untuk mencegah kemacetan. Bahkan, cendrung menjadi penyebab kemacetan. Karena jalan semakin kecil karena adanya pembatasan.
"Tetap macet juga lalu lintas di sini. Bukan berarti adanya pembatasan median itu kemacetan tiada. Pemasangan ini sudah berjalan kurang lebih dua Minggu," terangnya.
Warga lainnya bernama Mita mengaku, omset penjualan voucher data miliknya menjadi sepi.
Baca Juga: Ratusan Titik Jalan Rusak di Sumatera Utara jadi Perhatian Jelang Nataru 2023
