Foto bersama para pihak terkait di rembuk stunting di Kelurahan Kambu. Foto: Nur Fauzia/Telisik

 

Ia berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti rembuk stunting bisa menurunkan kasus stunting di Kota Kendari. Partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, terutama para kader posyandu, sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga: Resmi Dilantik, Ini 3 Tugas Penting Pj Bupati Kolaka Utara

Salah satu kader posyandu, Ira, yang antusias mengikuti kegiatan tersebut mengaku sangat senang bisa mengikuti rembuk stunting. Dia mengatakan berbicara stunting bukan hanya pembahasan ibu-ibu saja.

“Ini perlu diketahui oleh masyarakat terutama orang-orang tua. Sebenarnya bukan orang yang tua (saja) tapi yang muda-muda boleh dan orang tua yang memiliki anak gadis karena stunting bukan penyakit yang ada pada saat seseorang telah besar, namun penyakit ini telah ada dari anak masih kecil,” ujarnya.