"Program ini untuk melakukan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sebab kalau pemerintah saja maka akan sulit. Makanya harus melibatkan dan kesadaran dari masyarakat itu sendiri," katanya.

Ia meminta agar sampah rumah tangga dipilah antara sampah basah dan kering, atau organik dan anorganik.

Olehnya itu, melalui program ini ia menyampaikan bahwa pengangkutan sampah akan dilakukan di rumah masing-masing, sehingga sejak di rumah sampah mesti dipisah antara sampah basah dan kering.

"Ibu-ibu harus pisahkan sampah basah dan kering di rumah masing-masing, minimal pakai ember bekas dan sebagainya tuk jadi tempat sampah di rumah," tambahnya.

Melalui program ini pula, ibu-ibu di Kelurahan Lahundape akan diajarkan bagaimana memisahkan hingga mengolah sampah menjadi bahan bermanfaat lainnya.