GAZA, TELISIK.ID - Pasukan Israel kembali melancarkan serangan militer di Jalur Gaza usai gencatan senjata berakhir, pada Jumat (1/12/2023).
Israel mengklaim angkatan udara, angkatan laut dan darat terlibat dalam serangan militer tersebut. Disebutkan bahwa jet-jet tempur juga menggempur "lebih dari 50 target dalam serangan ekstensif di wilayah Khan Yunis" di selatan wilayah Gaza.
Dilansir dari Merdeka.com, kewenangan tentara Israel untuk mengebom target non-militer, tidak ada batasan soal korban sipil, dan penggunaan sistem kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan lebih banyak target potensial tampaknya telah berkontribusi pada kehancuran masif di Jalur Gaza, Palestina.
Baca Juga: Israel Kembali Menyerang Usai Gencatan Senjata, Ini Update Perang Palestina
Temuan ini berasal dari investigasi majalah +972 Magazine dan Local Call bersumber dari wawancara dengan tujuh anggota intelijen Israel yang aktif maupun tidak aktif, termasuk personel intelijen militer dan angkatan udara yang terlibat dalam agresi Israel di Gaza.
