Keluarga merupakan lingkungan pertama anak untuk memperoleh pendidikan, pengasuhan, motivasi dan bimbingan dari dalam kandungan hingga dewasa. Keluarga dalam arti kedua dapat dikatakan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab yang sangat besar terhadap tumbuh kembang anaknya, baik secara jasmani maupun rohani.

Dalam sebuah penelitian telah dikemukakan bahwa peran orang tua yang aktif, sebagai mediator dan motivator memberikan dampak yang baik dalam pembelajaran anak di rumah, sosial emosional dan pembelajaran anak berkembang dengan baik.

Kita menyadari virus ini berdampak langsung pada proses belajar mengajar, khususnya pada anak usia taman kanak-kanak yang tidak dapat dilakukan pembelajaran berbasis daring. Sehingga pendidikan keluarga sangatlah penting di tengah situasi pembelajaran tidak normal. Orang tua tidak hanya menjadi pendidik sebagai orang tua tetapi berperan sebagai guru layaknya pendidikan formal.

Sebuah penelitian studi kasus lainnya mengemukakan peran orang tua dalam pendidikan anak usia dini di daerah yang sumber pembelajarannya sangat terbatas dimana hasil penelitiannya menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua menjadi penting dan mendasar dalam pendidikan anak untuk membantu anak dari keterbatasan belajar, meningkatkan hubungan sosial anak dan mengajarkan tentang kesadaran akan harga diri dan minat belajar bagi anak.

Situasi pandemi ini pengasuhan positif (pendidikan keluarga) menjadi sangat penting untuk tetap terlaksananya proses pembelajaran di rumah. Selama ini orang tua kurang terlibat dalam pembelajaran anak karena kesibukan dan karir, tetapi di saat ini keluarga menjadi pendidikan utama.