KENDARI, TELISIK.ID - Semua sektor ekonomi terdampak pandemi COVID-19 yang melanda Sulawesi Tenggara sejak pertengahan Maret 2020 lalu. Hampir semua pedagang pasar di Kota Kendari mengalami penurunan pendapatan secara drastis.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur PD Pasar Kota Kendari, Asnar yang kerap menerima keluhan dari teman-temannya para pedagang. Namun ia sendiri kebingungan untuk memberi solusi.
Dia mengatakan, pendapatan pedagang anjlok hingga 80 persen dibandingkan sebelum terjadi pandemi COVID-19. Sebagian pedagang memilih menutup kios/lapaknya. Sebagian pedagang tetap bertahan meski pasar sepi pembeli.
“Saya tidak bisa bicara soal pemulihan ekonomi. Kami belum tahu kapan pandemi berhenti. Pasar sudah lesu selama pandemi COVID-19 melanda negeri ini,” keluhnya Kepada Telisik.id, Rabu (28/7/2021).
Asnar berharap pandemi segera berakhir sehingga perekonomian pedagang kembali bangkit seperti sebelum daerah ini dilanda pandemi COVID-19.
