“Sebelum PPKM lumayan mas, tapi sekarang aduuuuh sepi,” keluhnya.

Nasib yang sama juga dirasakan penjual beras Hasballah (48). Dalam kondisi normal, Hasballah mampu menjual hingga 200 kg beras dalam sehari, namun saat ini 100 kilo pun susah.

“Sepi pak, tapi kita syukuri saja apa yang kita dapatkan saat ini,” ujarnya pasrah.

Hasbullah pun berharap keadaan kembali seperti sebelum pandemi. Dalam kondisi normal, pasar selalu ramai. Tak hanya dari Kota Kendari, pembeli juga datang dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara. (A)

Reporter: Siswanto Azis