Seluruh kerjasama yang dibangun oleh Amerika di Asia maupun Eropa tak lebih dari bentuk penjajahan baru. Bukan dengan senjata, namun dengan eksploitasi kekayaan alamnya, dominasi mata uang dolarnya dan perjanjian kerjasama yang sejatinya hanya kedok.
Maka, kita tak perlu terlalu eufuria dengan kemenangan presiden Amerika ke-46 ini, justru harus lebih waspada bahwa siklus kapitalisme akan terus berlanjut. Justru kita harus gencarkan solusi Islam adalah satu-satunya solusi yang tepat hari ini. Kapitalisme hanya menyisakan kesenjangan bahkan krisis terus menerus di segala bidang. Wallahu a' lam bish showab. (*)
