Baca juga: Partai NasDem Raih Kemenangan Besar Pilkada di Sumsel
"Kita harus akui, Pak Rusman mampu menjalin komunikasi politik dengan Baharuddin yang dulu menjadi kompetitornya," ujarnya.
Dalam proses Pilkada juga, menurut Husen, Rusman (RE) menampilkan diri sebagai sosok yang tenang dan berupaya menjalin dialog dalam setiap menyelesaikan permasalahan. Hal itu sangat berbeda dengan tampilan Rajiun yang terlihat lebih agresif.
"Singkatnya, RE tampil sebagai antitesa Rajiun," sebutnya.
Kemudian, sosok RE lebih disukai oleh banyak pemilih. Dimana, pemilih memiliki banyak informasi tentang kedua calon yang bertarung itu, sehingga tidak terkecoh dengan isu-isu liar. Pemilih juga tampaknya telah memiliki catatan dan rekam jejak dari kedua calon itu, sehingga menjadi alat perbandingan.
