Selain itu ia juga menuturkan, ada beberapa Pemda yang belum mencairkan anggaran Pilkada 2020. Berdasarkan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), total anggaran pilkada Rp 14,98 triliun. Anggaran itu menjadi jatah 270 daerah yang menggelar pesta demokrasi lima tahunan itu.
"Artinya masih ada sekitar Rp 9,1 triliun yang belum ditransfer ke penyelenggara pilkada," tambahnya.
Sementara itu, beberapa kepala daerah menyebut keterlambatan pencarian 40 persen anggaran disebabkan KPU dan Bawaslu daerah belum mengajukan pencairan. KPU dan Bawaslu di daerah diharap segera mengajukan anggaran agar dapat menyelenggarakan pilkada hingga akhir.
"Kita semua berharap pilkada (Rabu) 9 Desember 2020 bisa terlaksana dengan sukses dan aman dari konflik," pungkasnya.
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
