Namun, apakah kurikulum prototipe ini kompatibel untuk diterapkan di satuan pendidikan di Sultra?

Ia mengungkapkan, hal itu ia kembalikan ke masing-masing sekolah, jika memenuhi ketentuan untuk dipraktikkan maka ia mendukung penuh pelaksanaan kurikulum prototipe tersebut di seluruh sekolah di Sultra.

Baca Juga: Menunggu Arahan, PTM Di Kota Kendari Masih Terbatas

"Tentu yang namanya rancangan pasti dikaji oleh para ahli, pada prinsipnya pendidikan tidak boleh stagnan, ini menjadi langkah agar bagaimana anak-anak bangsa menjadi lebih cerdas, berdaya saing tinggi, bisa membangun daerahnya masing-masing," ucapnya. (C)

Reporter: Apriliana Suriyanti