JAKARTA, TELISIK.ID - Program makan bergizi gratis di sekolah dilaporkan menurunkan gangguan konsentrasi belajar siswa akibat rasa lapar selama proses pembelajaran.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan dampak terukur terhadap kondisi belajar anak di ruang kelas.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Pusat Penguatan Karakter mencatat adanya penurunan gangguan konsentrasi yang berkaitan dengan rasa lapar, terutama di sekolah-sekolah yang telah menerima intervensi gizi secara rutin.
Temuan tersebut berasal dari survei evaluasi yang terintegrasi dalam kerangka Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat atau 7KAIH. Salah satu kebiasaan yang diukur adalah praktik makan sehat dan bergizi sebelum kegiatan belajar.
Evaluasi dilakukan dalam dua tahap, yakni baseline pada Mei–Juni 2025 dan pengukuran lanjutan pada November–Desember 2025, sehingga perubahan kondisi dapat dibandingkan secara langsung.
