JAKARTA, TELISIK.ID - Polemik kabar kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus diributkan. Bahkan, rencana kedatangan 500 TKA ini dikaitkan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).
Kepada telisik.id, Juru Bicara Kemenko-Marves Jodi Rahadi menegaskan, rencana kedatangan 500 TKA asal negeri 'Tirai Bambu' tidak ada kaitan dengan Pak Menteri. Jodi Rahadi juga mengakui, jika rencana kedatangan para pekerja asing itu adalah wewenang Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan pihak perusahan.
"Tidak ada kepentingan Pak Luhut pribadi di sana (soal 500 TKA China)," tegas Jodi di Jakarta, Sabtu (2/5/2020).
Baca juga: Ki Dahlan Tokoh Pendidikan Sebelum Ki Hajar
Dikatakan Jodi Rahadi, rencana masuknya 500 TKA ke Konawe itu semata-mata untuk menyelesaikan proyek yang sudah berjalan sejak 2019. Jodi melanjutkan, keputusan ini untuk kemajuan daerah dan Indonesia secara menyeluruh.
