KENDARI, TELISIK.ID - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tenggara, menyediakan layanan berbasis digital untuk mempermudah akses dan pelayanan terhadap masyarakat.

Layanan yang dimaksud, di antaranya Sistem Pelaporan Notaris (Silaris), Sistem Pengharmonisasian Perda (Sipanda), aplikasi Catatan atas Laporan BMN (Cal BMN), Sistem Perencanaan Otomatis (Saparno). Inovasi tersebut diluncurkan pada saat menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Kemudian inovasi lain pada saat menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di antaranya Pendekatan Humanis Permasyarakatan (Penamas), Pojok Aspirasi, Peduli Stunting Bangsaku Sehat Ekonomi Tumbuh (Pas Banget), aplikasi Pelaporan Notaris (Silaris versi 2), aplikasi Risiko Online (Roneo), dan Pojok Ngobrol Inspirasi (Pojok Ngopi).

"Jadi semua aplikasi itu sudah dijalankan di Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Tenggara," ungkap Hidayat,  Kadiv Yankumham Kemenkumham Sulawesi Tenggara, Jumat (9/6/2023).

Lebih lanjut, berikut uraian penjelasan terkait dengan inovasi WBK menuju WBBM.