KENDARI, TELISIK.ID - Guna mengasah skill dan kemampuan pegawai dalam hal keprotokolan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara menggelar pelatihan Keprotokolan dan Master of Ceremony (MC).
Kegiatan yang dilaksanakan di Zahra Syariah Hotel pada Kamis (04/07/2024) ini, diikuti sebanyak 30 peserta dari 14 Unit Pelaksana Teknis baik di Imigrasi maupun Pemasyarakatan serta Kantor Wilayah.
Diawali dengan materi keprotokolan yang dibawakan langsung oleh Kepala Bagian Protokol dan Pengamanan Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Tessa Harumdila.
Tessa Harumdila menjelaskan bahwa protokoler harus selalu tanggap, responsif, antisipatif, inovatif, adaptif, dan memiliki intuisi yang lebih daripada yang lain.
"Protokoler harus memiliki kecakapan seperti selalu tanggap, responsif, antisipatif, inovatif, adaptif, dan memiliki intuisi yang lebih daripada yang lain," ujarnya.
