Menurut Hendriadi, dirinya sudah melakukan kunjungan ke seluruh Pasar Mitra Tani di seluruh Indonesia untuk memastikan harga dan pasokan barang. Untuk itu, kata Hendriadi, jika ada lonjakan harga bahan pokok di daerah, seperti di Sulawesi, itu karena barang yang dipasok oleh pemerintah belum sampai kesana.
"Pasar Mitra Tani itu lebih besar ya, biasanya mensuplai barang Toko Mitra Tani, dan saya udah lihat selurun Indonesia berjalan sama dengan kita. Mungkin belum mencapai Sulawesi, termasuk di Sulawesi Tenggara (Sultra), tapi mudah-mudahan sebelum lebaran sudah sampai," jelasnya.
Tak sampai disitu, Hendriadi juga mengakui operasi pasar online ini juga dilakukan di wilayah Sulawesi secara menyeluruh, Kalimantan hingga di wilayah Papua, dan itu sudah berjalan selama bulan Ramadan.
Baca juga: Satu Pasien Positif COVID-19 Buteng Kabur dari Rumah Karantina
"Sebulan ini kita lakukan operasi pasar online, baik di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kaliman Tengah, Banten hingga Papua pun dilakukan operasi pasar. Jadi kita sepakat serentak melakukan operasi pasar online Mitra Tani," bebernya.
