Menurut Darmawansyah, langkah ini diambil karena masih banyak lulusan lama yang belum sempat mengakses pelatihan keterampilan. “Ini menjadi peluang bagi lulusan lama untuk kembali meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat lebih siap memasuki maupun bersaing di dunia kerja," tambahnya.
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 ditargetkan dapat menjangkau sekitar 20 ribu peserta. Peserta berasal dari lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat dengan usia minimal 17 tahun. Pelatihan yang diberikan dirancang berbasis kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga keterampilan yang diperoleh bersifat aplikatif dan relevan.
Selain itu, akses pendaftaran juga diperluas. Masyarakat tidak hanya dapat mendaftar melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) milik Kemnaker, tetapi juga melalui balai latihan kerja yang dikelola pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak peserta di berbagai wilayah.
