Dalam pelaksanaannya, peserta akan memperoleh sejumlah fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut meliputi pelatihan tanpa biaya, makan siang, bantuan transportasi, hingga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Sertifikat pelatihan dari BPVP serta sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi juga diberikan kepada peserta yang menyelesaikan program.
Kemnaker menegaskan bahwa pelatihan vokasi ini dirancang dengan pendekatan link and match antara kebutuhan industri dan materi pelatihan. Dengan pendekatan tersebut, lulusan diharapkan memiliki kesiapan kerja yang lebih baik sesuai kebutuhan pasar tenaga kerja.
Pendaftaran program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 dilakukan secara daring melalui platform Skillhub Kemnaker. Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 24 Maret 2026. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah peningkatan keterampilan dan daya saing kerja di tengah dinamika kebutuhan industri. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
