Sangat sedikit pemilih yang memiliki pengalaman langsung berinteraksi dengan kandidat, dan juga biasanya kandidat jika di lapangan hanya akan bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat atau yang merasa dirinya sebagai opini leader.
Media massa yang kemudian menjembatani pengalaman yang kurang dari pemilih-pemilih yang tidak punya kepentingan untuk menjadi tim sukses kandidat. Apa dan bagaimana kandidat dikonstruksi oleh media, seperti itu pula mereka berpeluang besar dipersepsi oleh pemilih.
Di sinilah posisi media menjadi strategis dalam mendukung kesuksesan para kandidat. Sehingga para kandidat harus memiliki tim media, karena pengalaman Pilkada 2020, masih ada kandidat yang bertarung tidak memiliki tim media.
Dalam kontestasi Pilkada, ada tiga elemen yang berperan dalam kesuksesan kandidat dalam memperkenalkan diri. Elemen-elemen tersebut yaitu kompetensi kandidat, sosialisasi, dan mesin politik.
Ketiganya menyumbangkan porsi peluang keberhasilan yang sama besarnya. Optimalisasi ketiganya diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan popularitas serta elektabilitas kandidat.
