JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah memastikan wacana kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) tidak masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa kondisi ruang fiskal masih sangat terbatas, sehingga fokus anggaran lebih diarahkan pada program prioritas nasional yang telah ditetapkan.

Dalam konferensi pers RAPBN 2026 dan Nota Keuangan 2026, Sri Mulyani menyampaikan bahwa prioritas utama pemerintah bukanlah kenaikan gaji, melainkan penguatan sektor fundamental yang berkaitan langsung dengan masyarakat luas.

“Gaji (PNS) kita melihat belum ada fiscal space tahun 2026, mayoritas program prioritas nasional,” ungkap Sri Mulyani, seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Minggu (17/8/2025).

Penjelasan tersebut sekaligus menegaskan bahwa wacana kenaikan gaji PNS yang kerap menjadi sorotan publik tidak akan terealisasi dalam tahun anggaran mendatang.