KENDARI, TELISIK.ID - Akibat naiknya harga minyak goreng belakangan ini, Rani (42) seorang penjual yang biasa menjajakan gorengannya di salah satu sekolah negeri Kota Kendari, kini beralih profesi menjadi pemulung.
Rani, merupakan seorang Ibu rumah tangga yang sekaligus berprofesi sebagai pemulung, tinggal di sebuah kos-kosan yang berada di Jalan Kijang, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.
Harga minyak goreng yang melonjak tinggi membuat Rani dan suaminya harus memutar otak mencari pekerjaan lain, demi bisa menghidupi serta menyekolahkan ke-4 orang anaknya.
Rani memiliki 6 orang anak, 2 anaknya telah menikah dan ikut tinggal bersama keluarga barunya. kini Rani tinggal bersama suami dan ke-4 anaknya di sebuah kos-kosan berukuran kecil yang disewanya Rp 600 ribu per bulan.
Demi dapat menyekolahkan dan mencukupi kebutuhan keluarga, akhirnya Rani bersama suaminya memutuskan untuk bekerja sebagai pemulung.
