Namun Rani tidak marah, ia lebih memilih bersabar dan mengalah di banding harus memperbesar masalah.

Saat matahari mulai terbenam menunjukkan waktu bahwa Rani harus pulang, di saat Rani berada di kos, maka suaminya akan bersiap-siap bergantian dengan istrinya untuk pergi memulung.

Suami Rani biasa mulai berangkat memulung dari pukul 19.00 Wita hingga 23.00 Wita, ini semua mereka lakukan demi dapat mencukupi kebutuhan keluarga.

Hasil memulung Rani dan suaminya selama sebulan tidak menentu, terkadang mencapai Rp 1 juta, namun bisa juga lebih rendah tergantung dari beratnya hasil timbangan sampah yang mereka kumpulkan.

Uang hasil kerja keras yang mereka terima digunakan untuk membayar kos, memenuhi kebutuhan dapur dan mencukupi biaya pendidikan anaknya, semua serba dicukupkan.