JAKARTA, TELISIK.ID - Infeksi jamur di selangkangan atau tinea cruris merupakan penyakit kulit yang umum terjadi, terutama pada area selangkangan, paha bagian dalam, dan bokong. Kondisi ini disebabkan oleh jamur dermatofita yang tumbuh pada lingkungan hangat dan lembap.
Infeksi jamur di selangkangan lebih sering dialami pria, meski wanita juga dapat mengalaminya. Risiko meningkat pada orang yang sering berkeringat, mengalami obesitas, mengenakan pakaian ketat, memiliki diabetes, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Salah satu gejala paling umum adalah rasa gatal yang cukup mengganggu. Gatal biasanya disertai sensasi panas atau terbakar pada area yang terinfeksi.
Selain itu, kulit di sekitar selangkangan dapat mengalami iritasi dan kemerahan. Pada beberapa kasus, muncul ruam yang terasa perih atau nyeri. Jika tidak segera ditangani, ruam dapat meluas ke paha, alat kelamin pada pria, maupun area sekitar rektum.
Melansir dari laman Halodoc, Jumat (31/7/2026), gejala lain yang perlu diwaspadai ialah kulit menjadi kering, pecah-pecah, dan mengelupas. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri apabila penderita terus menggaruk area yang terkena. Pada infeksi yang lebih berat dapat muncul perdarahan, nanah, pembengkakan, hingga demam.
