Dia pun meyakini, kebahagiaan yang dirasakan oleh anak-anak yatim piatu akan perhatian dari pemerintah, baik secara institusi maupun pribadi, walaupun nilainya tidak seberapa, insya Allah dapat bernilai ibadah. Terlebih sesuai pesan Baginda Rasulullah agar tak lupa memuliakan anak yatim.

Di dalam ritual ini, anak yatim mendapatkan kasih sayang, seperti disuapi makanan hingga diberikan santunan. Melalui ritual Pekande Ana-ana Maelu, semoga anak-anak yatim piatu ini merasa bahagia karena mendapatkan perhatian.

"Dan melalui kebahagian tersebut dapat mengantarkan harapan dan doa para pimpinan di Pemprov Sultra kepada Sang Pencipta, agar selalu diberi kekuatan dan kesehatan melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, daerah segera terhindar dari COVID-19, dan almarhumah Ibu Hj Agista Ariani Bombay mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin,” pungkasnya. (C-Adv)

Reporter: Siswanto Azis

Editor: Haerani Hambali