KENDARI, TELISIK.ID - Pereknomian dunia termasuk Indonesia diprediksi akan mengalami resesi ekonomi di tahun 2023 ini, fenomena resesi biasanya ditandai dengan melonjaknya harga barang atau disebut dengan inflasi.

Di Kota Kendari, kemerosotan ekonomi tersebut nampaknya masih belum dirasa atau tidak terasa. Hal itu diketahui saat Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu melaporkan tingkat inflasi justru mengalami penurunan meski tak signifikan.

Tingkat inflasi mounth of mounth untuk Januari berada di angka 0,4 persen, jumlah ini lebih tinggi di banding tingkat inflasi pada Desember 2022 yang sebesar 0,5 persen.

Baca Juga: 6 Daftar Harta Harus Dilaporkan dalam SPT Tahunan Wajib Pajak

Asmawa menambahkan, inflasi di Kota Kendari disumbang oleh komoditas cabai rawit, cabai merah, bawang merah, beras, daging ayam ras, emas perhiasan, rokok, tahu, bawang putih hingga tarif air minum. Sementara untuk penyumbang deflasi berasal dari komoditas BBM, dan angkutan udara.