Selain meresahkan warga, masyarakat setempat mengakui hanya merasakan debu.

Hal itu ikut dibenarkan oleh Ansar Ahmad Divisi Investigasi LSM Persatuan Barisan Anti Korupsi  ( PERISAI ) Bombana. Menurutnya, masyarakat tidak menolak kehadiran Jhonlin di daerah.

"Masyarakat Bombana tidak punya hak menolak kehadiran JBM, tapi jangan hadir mengganggu ketenangan masyarakat. Misalnya penggunaan jalan raya di tengah kampung Lombakasi. Ini hanya menuntut pihak perusahaan penuhi harapan warga," ucap pria yang biasa disapa Anca itu.

Di tempat yang sama, pengawas lapangan dari perusahaan yang berlokasi di sekitar Desa Watu-watu, Kecamatan Lantari Jaya Bombana Nuskin menuturkan, kepada siapa saja yang mau protes terhadap penggunaan jalan raya dipersilakan menemui direktur perusahaan.

Baca juga: 6 Juni, Gerhana Bulan Penumbra Akan Terjadi di Indonesia