KENDARI, TELISIK.ID - Program pemetaan dan pemerataan guru yang berbasis aplikasi yaitu Perau Gadik, yang dirancang oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, akan segera dijalankan dalam waktu dekat ini.
Di mana penerapan aplikasi ini akan diterapkan di seluruh wilayah kabupaten se-Sultra. Namun penerapannya masih dilakukan secara bertahap di tiap-tiap kabupaten. Untuk tahap awal atau pilot project akan dilakukan di dua Kota yaitu Kendari dan Baubau.
Kadis Dikbud Sultra, Asrun Lio mengatakan, program pemetaan dan pemerataan guru, merupakan langkah kongkrit untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata.
"Nantinya guru di Sultra akan kita petakan, sesuai dengan tempat domisili mereka. Di mana masih banyak sekali guru-guru yang tempat mengajarnya sangat jauh dari tempat tinggalnya, bahkan sampai ada yang berbeda kabupaten. Ini yang akan kita coba petakan, supaya guru yang tempat mengajarnya jauh itu kita dekatkan, supaya mereka bisa lebih fokus dalam mengajar," ungkapnya kepada Telisik, Rabu (2/3/2022).
Selain itu, guru-guru yang masih kekurangan jam mengajar, itu akan dipetakan di daerah yang masih kekurangan guru.
