"Tapi kenyataan di lapangan bukan itu saja, ada oknum yang ikut memanfaatkan," kata Sulkarnain.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Kendari sudah membentuk team gugus tugas penanganan fenomena ini.
"Kami masih terus mencari orang-orang yang bertanggung jawab di belakangnya. Meski hal ini bukan fenomena sosial yang sederhana tapi kita terus berupaya,” ujarnya. (A)
Reporter: Ruliawan Putra Utama
Editor: Kardin
