KENDARI, TELISIK. ID - Hampir seluruh wilayah Kota Kendari berpotensi tinggi alami pergerakan tanah atau longsor pada Februari 2022.
Hal ini dapat terjadi jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan langsung dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, dan dibenarkan langsung oleh Kepala Badan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Kendari, Rudin, Selasa (08/02/22).
Adapun beberapa kecamatan yang berpotensi tinggi alami pergerakan tanah adalah Kecamatan Abeli, Baruga, Kadia, Kambu, Mandonga, Poasia, Puuwatu dan Kecamatan Wua-Wua.
Baca Juga: Besok, Anjungan Teluk Kendari Diresmikan
