Namun, pada uji coba hari ini, makan siang disediakan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dibiayai oleh Rumah Sakit Aliyah.

“Hari ini saya juga mengundang pihak perbankan dan berencana mengajak pihak pertambangan serta perhotelan untuk turut berpartisipasi dalam menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak kita,” ujar Yusup.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari, Saimina, menjelaskan bahwa pemilihan kedua sekolah tersebut untuk uji coba didasarkan pada banyaknya siswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Program ini rencananya akan melibatkan sekitar 55.000 peserta didik dari SD dan SMP di Kota Kendari, termasuk sekolah swasta.

Baca Juga: Peringatan HKN ke-60 di Sultra: Gerak Bersama Menuju Generasi Emas 2045