“Kendala utama yang kami hadapi adalah anggaran dan penyediaan makanan dalam jumlah besar, karena kami harus menyediakan makan siang untuk 55.000 siswa dalam waktu yang terbatas,” ungkap Saimina.

Program makan siang bergizi gratis ini juga diapresiasi oleh Kepala SMP Negeri 2 Kendari, Abdul Wahid. Dia menilai bahwa uji coba ini merupakan langkah awal dari program yang direncanakan akan dimulai pada tahun 2025.

“Peluncuran ini menunjukkan bahwa Kota Kendari sudah siap untuk melaksanakan program makan siang gratis bagi siswa,” kata Wahid. (A)

Penulis: Nur Fauzia

Editor: Mustaqim