KENDARI, TELISIK.ID - Mengekang anak adalah hal yang salah, namun memberikan kebebasan yang penuh kepada anak adalah hal yang lebih salah.
Hal ini terjadi pada gadis berinisial ANS, sejak kecil ANS serba dibatasi oleh orang tuanya dia tidak boleh berteman dengan orang lain. Hal ini mengakibatkan kecenderungan sosial yang tumbuh pada diri ANS, sehingga membuatnya jarang berbicara kepada orang tuanya, melihat hal yang salah terjadi pada ANS, orang tuanya pun mulai membebaskan pergerakan ANS.
ANS Bercerita saat ditemui Telisik.id, ia mendapatkan kebebasan bergaulnya saat dia menginjak bangku SMA, saat itu dia sangat senang dan meluapkannya hingga tidak tau batas pergaulan.
"Saya senang sekali, Saya nda pilah berteman mau itu nakal, putus sekolah dan lain-lain," kata ANS.
Awalnya semua berjalan normal saja, sampai di mana saat dia bertemu pria berinisal AJR. Ia mulai mencintai AJR walaupun ia tau bahwa AJR adalah seorang anak yang nakal, dan juga seorang pemabuk.
