KENDARI, TELISIK.ID - Tak bisa dipungkiri, bisnis prostitusi saat ini kian menjamur. Bukan hanya secara tatap muka, transaksi bisnis ini juga memanfaatkan aplikasi online.

Seperti yang dialami Raka (nama disamarkan) yang tertarik memakai jasa Pekerja Seks Komersial (PSK) online melalui aplikasi Michat. Dalam aplikasi tersebut terlihat foto wanita dengan paras cantik hanya memakai pakaian dalam berwarna putih dengan rambut terurai menuliskan caption dengan tawaran jasa Rp 600.000 short time di salah satu hotel Kota Kendari.

Raka pun tertarik dan mulai coba melakukan komunikasi. PSK itupun mengirim foto dan persyaratan, salah satunya adalah meminta biaya DP 200 ribu.

"Karena baru juga pertama gunakan aplikasi itu dan tertarik dengan wanitanya, saya langsung trasfer Rp 200 ribu di nomor rekening yang dia kirim," katanya.

Setelah mengirim uang yang diminta, Raka coba melakukan chat kembali dengan wanita tersebut. Nahas, nomor yang bersangkutan terblokir dan ketika dihubungi tak pernah ada jawaban.